Western United Dikeluarkan dari A-League: Proses Banding dan Dampaknya

Football Australia telah mencabut lisensi sementara Western United untuk berkompetisi di A-League Pria dan Wanita. Keputusan ini diambil oleh dewan independen yang mengawasi perizinan klub setelah meninjau ketidaksesuaian Western United dengan persyaratan yang ditetapkan. Dibawah ini anda akan melihat informasi mengenai sepak bola menarik hari ini yang telah dirangkum oleh .

Masalah Keuangan dan Hukum yang Melanda Klub

Western United menyatakan kekecewaannya atas keputusan tersebut dan berencana mengajukan banding dalam waktu delapan hari. Klub yakin bahwa proses penjualan saham dan suntikan modal dari KAM Melbourne akan membantu memulihkan posisi mereka.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Football Australia menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga integritas kompetisi. Meskipun disayangkan, langkah ini dianggap perlu demi stabilitas liga dan kepentingan seluruh pemangku kepentingan.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Reaksi dari Western United dan APL

Western United mengaku terkejut dengan keputusan tersebut, terutama karena tim putra mereka tengah mempersiapkan pertandingan pramusim. Klub menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak banding dengan harapan hasil positif.

Liga Profesional Australia (APL) menyatakan bahwa mereka telah diberitahu tentang keputusan Football Australia namun menahan diri dari komentar lebih lanjut hingga proses banding selesai. Hal ini menunjukkan bahwa APL menghormati proses regulasi yang sedang berjalan.

Ketegangan antara Western United dan otoritas sepak bola Australia semakin terlihat, terutama dengan berbagai masalah keuangan yang melanda klub. Keputusan ini menjadi puncak dari ketidakstabilan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Baca Juga: Benjamin Sesko Gabung MU, Kariernya Justru Terancam Meredup?

Masalah Keuangan dan Hukum yang Melanda Klub

Masalah-Keuangan-dan-Hukum-yang-Melanda-Klub

Western United menghadapi sejumlah masalah keuangan, termasuk perintah likuidasi terhadap perusahaan induknya, Western Melbourne Group (WMG). Selain itu, ketua klub Jason Sourasis dan direktur sepak bola Steve Horvat terlibat sengketa hukum dengan Australian Taxation Office (ATO).

Pemain dan staf juga mengalami penundaan pembayaran gaji, yang memicu protes dari serikat pemain Professional Football Australia. Klub bahkan menghadapi larangan pendaftaran pemain dari FIFA akibat perselisihan dengan mantan pemain Aleksandar Prijovic.

Meskipun klub berhasil mempertahankan pelatih John Aloisi dengan kontrak baru, beberapa staf pelatih dan administrasi memilih mengundurkan diri akibat ketidakpastian finansial.

Harapan Bertahan dengan Investasi KAM Melbourne

Western United menggantungkan harapan pada pengambilalihan oleh keluarga Kaminski melalui KAM Melbourne senilai 100 juta dollar. Namun, kesepakatan ini belum final setelah lebih dari tiga bulan sejak pengumuman awal, dan APL belum menerima dokumen resmi.

Keluarga Kaminski sebelumnya gagal menyelesaikan akuisisi beberapa klub Eropa, termasuk KV Kortrijk (Belgia) dan Panetolikos (Yunani). Kegagalan ini menimbulkan pertanyaan tentang kelayakan kesepakatan dengan Western United.

Mikhail Kaminski mengakui bahwa beberapa transaksi sebelumnya gagal karena kendala teknis. Namun, Western United tetap optimis bahwa kerja sama ini akan membawa stabilitas finansial dan operasional bagi klub. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang berita sepak bola terupdate lainnya hanya dengan klik footbolstock.com.