Mbappe Bersaksi Dugaan Rasisme terhadap Vinicius Jr.: Seruan Tegas untuk Tindakan UEFA

Bintang Real Madrid CF, Kylian Mbappe, menyatakan bahwa dirinya mendengar langsung dugaan pelecehan rasisme terhadap rekannya, Vinicius Junior, dalam laga play-off Liga Champions melawan SL Benfica. Insiden terjadi setelah Vinícius mencetak gol kemenangan pada menit ke-50, yang memicu ketegangan di lapangan.

Mbappe-Bersaksi-Dugaan-Rasisme-terhadap-Vinicius-Jr.-Seruan-Tegas-untuk-Tindakan-UEFA

Mbappe menuduh gelandang Benfica, Gianluca Prestianni, melontarkan kata-kata rasis dengan menyebut Vinicius “monyet” berulang kali. Pertandingan sempat dihentikan selama sekitar 10 menit setelah laporan tersebut, mengikuti protokol anti-rasisme UEFA. Situasi ini langsung menjadi sorotan global dan memicu seruan untuk tindakan tegas.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

UEFA telah menunjuk penyelidik khusus untuk mengumpulkan bukti terkait insiden tersebut. Jika tuduhan terbukti benar, pelaku berpotensi menerima sanksi berat, termasuk larangan bermain hingga 10 pertandingan. Langkah ini menunjukkan keseriusan UEFA dalam menangani diskriminasi di sepak bola.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kesaksian Mbappe dan Perbedaan Versi Insiden

Mbappe menyatakan bahwa ia mendengar langsung ucapan rasis yang ditujukan kepada Vinicius. Ia bahkan menyebut ada pemain Benfica lain yang juga mendengar kejadian tersebut. Sikap tegas Mbappe mencerminkan solidaritas tim dan komitmen melawan diskriminasi.

Di sisi lain, Prestianni membantah tuduhan itu melalui media sosial. Ia menyebut Vinicius salah menafsirkan kata-kata yang diucapkan. Benfica juga berargumen bahwa kebisingan stadion membuat mustahil bagi pemain Madrid untuk mendengar ucapan tersebut dengan jelas.

Perbedaan versi ini membuat penyelidikan UEFA menjadi sangat penting. Hasil investigasi diharapkan memberikan kejelasan sekaligus menjadi preseden bagi penanganan kasus serupa di masa depan.

Baca Juga: Real Madrid Tolak Tawaran Bruno Fernandes dan Tetap Percaya Skuad

Reaksi Mourinho dan Dukungan untuk Vinicius

Reaksi-Mourinho-dan-Dukungan-untuk-Vinicius

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, mengkritik selebrasi Vinicius yang dianggap provokatif terhadap suporter tuan rumah. Vinicius merayakan gol dengan menari di dekat bendera sudut sebelum terlibat adu mulut dengan pemain lawan. Pernyataan ini memicu perdebatan luas di kalangan pengamat sepak bola.

Mbappé langsung membela rekannya melalui media sosial dengan pesan dukungan agar Vinícius terus mengekspresikan diri. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan yang membenarkan pelecehan rasial, terlepas dari gaya bermain atau selebrasi seorang pemain.

Organisasi anti-diskriminasi Kick It Out juga mengecam respons yang mengalihkan fokus dari laporan rasisme. Mereka menegaskan bahwa korban harus didengar dan didukung, serta menyerukan kepemimpinan yang bertanggung jawab dalam sepak bola.

Rasisme di Sepak Bola dan Pentingnya Tindakan Nyata

Kasus ini kembali menyoroti masalah rasisme yang masih menghantui sepak bola modern. Vinicius sendiri telah beberapa kali menjadi target pelecehan sejak bergabung dengan Real Madrid pada 2018. Beberapa pelaku sebelumnya telah diproses hukum, namun insiden serupa terus terjadi.

Mbappé mengungkapkan kesedihannya melihat rekannya kembali menjadi korban. Ia menegaskan bahwa tidak ada manusia yang pantas menerima perlakuan seperti itu, apa pun alasan yang digunakan untuk membenarkannya. Pernyataan ini memperkuat pesan bahwa rasisme tidak memiliki tempat dalam olahraga.

Penyelidikan UEFA kini menjadi harapan untuk menghadirkan keadilan dan memperkuat komitmen melawan diskriminasi. Lebih dari sekadar hasil pertandingan, kasus ini menjadi pengingat bahwa sepak bola harus menjunjung tinggi nilai hormat, inklusi, dan kemanusiaan. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footbolstock.com.